Kamis, 15 Januari 2009

Gado-gado Solo


Saya gak tau apa ini nama yang benar, tapi yang pasti makanan ini seringkali saya nikmati ketika asaya masih di Solo dulu.. dan kami menyebutnya gado-gado. Ternyata di daerah lain masing-masing punya versi gado-gado yang lain. Ya sudah lah.. kita sebut aja ini gado-gado solo. Isinya agak sedikit berbeda dengan gado-gado yang ada di Jakarta.. bumbunya juga lain lho.. meskipun sama-sama menggunakan saus kacang. Gado-gado versi solo ini, isinya gak terlalu crowded, gak ada dedaunan... hanya kentang, buncis, toge dan wortel rebus, terus timun dan kol mentah yang diiris tipis-tipis. Sama-sama pake tahu tempe goreng dan telur rebus. Nah, kalo bumbunya, pake bumbu pecel siap pake itu, trus direbus dengan ditambahkan santan. Pelengkapnya seperti biasa, kerupuk... Oh ya, bedanya lagi, gado-gado ini tidak dilengkapi lontong ataupun nasi.. jadi ya gini aja makannya... toh karbohidratnya udah dapet dari kentang.


siap disantap nihhh....

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Terus krupuknya biasanya krupuk abang

bundanisa mengatakan...

Hehehehe... iya, satu-satunya yang keluar dari pakem adalah kerupuknya... di Jakarta belum nemu yang jualan kerupuk abang. Hmmm... lagian, mikir juga nih, pewarnanya itu pake apaan ya? Bisa merah merona gitu???